from our page fb: http://www.facebook.com/topic.php?uid=175723866345&topic=14623
1. Homoseksual adalah sebuah kenyataan yang benar-benar ada di peradaban manusia.
2. Institusi, lembaga agama, dan ilmu pengetahuan sedikit banyak mempengaruhi makna homoseksual, baik mendistorsi maknanya atau memperjelas identitasnya.
3. Agama Islam melarang perbuatan Homoseksual tapi semua muslim percaya bahwa Tuhannya yang maha pencipta memiliki hak untuk menciptakan laki-laki yang mencintai laki-laki.
4. Jumhur 'ulama' (tentu dengan bermacam argumen dan alat baca manuskrip hukum islam) mengatakan bahwa Gay / Homosek adalah perbuatan haram dan berdosa, walaupun itu tidak merugikan orang lain.
5. Beberapa kelompok islam moderat (tentu dengan bermacam argumen dan alat baca manuskrip hukum islam) tidak hanya mengutuk atau memarginalkan Homoseksual tapi ada tanggung jawab memberi solusi, seperti agar gay belajar mencintai wanita atau setidaknya menahan diri dari nafsu mencintai sesama jenis dengan puasa atau menikah.
6 Cendekiawan muslim liberal dan kontenporer mengakui keberadaan homoseksual sebagai kewajaran natural, dan memberi bermacam catatan dalam mencintai pasangannya (menghindari perzinahan), tentu juga dengan bermacam argumen dan alat baca manuskrip hukum islam.
7. Pada kenyataannya, tidak semua pelaku homoseksual menjalani kehidupan yang setia pada pasangannya, karena berbagaimacam catatan seperti merasa keberadaannya tidak diakui dalam sejarah manusia, padahal dalam kenyataannya mereka menjumpainya dalam dirinya sendiri.
8. Pelaku homoseksual memiliki vareasi penerimaan, dari yang a. menerima namun berusaha untuk sembuh, b. menolak dirinya dan melakukan tindakan kontraproduktiv seperti membenci dirinya dan membenci homoseksual, c. menerima dan menjalani perilaku homoseksual secara 'wajar', d. menerima dan berperilaku diluar batas.
9. Dan pada kenyataannya tidak semua perilaku homoseksual bisa 'sembuh' dan bahkan banyak pula yang menjadikannya sebagai identitas yang soliter pada diri mereka (Gay).
pertanyaan---> 1. bagaimana batas-batas homoseksual? 2. sebuah pertanyaan filosofis, Mengapa Tuhan menciptakan manusia laki-laki yang mencintai laki-laki bila mungkin menurun jumhur ulama', juga mengutuk homoseksual (versi cerita nabi luth as.)?
Batas-batas :